Mccaffreysteffensen98's website

Our website

15
De
Tutorial Menganalisa Prediksi Dalam Pertandingan Bola
15.12.2016 11:32


Saat menonton pertandingan sepakbola dalam layar paras kita sering disajikan kelakuan tebak skor yang dikerjakan para empu. Walau menarik, saya tidak percaya tumbuk skor merupakan sesuatu yang seharusnya dijalani.

Kalau sepadan untuk fun and games bolehlah, namun tentu tidak perlu dianggap serius sebab tidak ada pendek logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu pertandingan.

Berbeda dengan menebas siapa menjulang yang dengan menang -- atau kalau pertandingan bakal berakhir beserta seri. Mereka seperti itu rutin saja dijalani, walau dalam akhirnya bola itu tambun sehingga pemimpin pun acap kali melenceng diprediksi. Kenapa? Karena ada tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini beta akan kirimkan beberapa tips membuat dugaan yang tertentu. Bukan bermanfaat saya tetap benar pada memprediksi sebuah pertandingan. Pasti lah tidak, meski pun dengan sekutil berbangga (sediiiikit saja) aku memiliki rekor kebenaran perkiraan yang sempurna tinggi: pada umumnya 3 dari 4 perkiraan saya pantas kenyataan.

2 bulan pra terjadi, aku memprediksi akan terjadi All German pucuk di Perkongsian Champions. Dalam final, termasuk di depan beribu-ribu warga Surabaya yang membanjiri sebuah kegiatan nonton membarengkan, saya memprediksi Bayern Munich akan menggulung Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben sebagai penentu penguasaan. Sebelum tersebut saya pula meyakini kalau Atletico Madrid akan memenangkan Copa Del Rey. Terakhir, saya mengibaratkan Belanda akan mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin hamba tekankan di sini adalah; dugaan bisa sah bisa cela, tapi yang penting satu buah prediksi mutlak harus memiliki dasar pikiran atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, 1 buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, 1 buah keberuntungan semata.

Berita Bola Dunia Dengan analisa yang sah maka faktor keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap sekadar tidak dapat diprediksi berdasar pada 100%, makin prediksi menyerempet skor pucuk. Akan tetapi, presentase kemungkinan ketelitian prediksi meningkat tajam.

Hamba ajak Anda untuk mengkritik beberapa prediksi terakhir beta guna meriwayatkan beberapa sendi penting yang saya serius akan bermanfaat bagi Engkau saat mencoba memprediksi festival.

Di antara antisipasi yang beta sebut pada atas, ketelitian soal Atletico saya akui beruntung [karena sepakan Real Madrid berkali-kali mengenai mistar tiang Atletico]. Meski pun demikian tersedia logika dalam belakang prediksi tersebut: Atletico juara meski pun Real Madrid jauh kian berkualitas. Media masa mengutuskan ketidakrukunan pemain Madrid secara pelatihnya, Jose Mourinho, dan bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Dari media asing saya menelan kabar bahwa Ronaldo serta Mourinho pula tidak akur (berita mengenai hal itu baru merembes di Indonesia beberapa ruang lalu). Sebagai pelatih saya paham sah arti kesyahduan tim dalam dan dalam luar lokasi dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini ditambah faktor Falcao yang padahal on fire, yang menghasilkan saya degil memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips antisipasi 1: Pertimbangkan suasana dalam tim, terutama saat 1 buah turnamen berlanjur di mana pemain kudu terus simpatik tanpa sanggup menghindari rekan-rekannya.

Tip dugaan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat pertandingan cup, kemonceran striker demikian menentukan. Saat pertandingan permufakatan kualitas zaman panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segala elemen menyunggi lainnya. Tatkala laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menetapkanmengukuhkan, menjadikan, walau konsistensi keseluruhan tim juga kudu dipertimbangkan.

Tatkala memprediksi kemajuan Belanda 3-0 atas Indonesia saya menggulung hati nurani. Dengan subjektif beta membela Indonesia tentunya. Akan tetapi, saat memakai kacamata bernama objektivitas, kalian semua wajar setuju kalau Belanda senggang di untuk Indonesia. Kemudian mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih mencocok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat namun Indonesia dengan bermain sesak gairah, jadi akan bisa mereduksi perlawanan kualitas. Menjadi, skor tipis atau raksasa bisa pula diprediksi beserta sound logic -- namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, ialah keberuntungan semata.

Tips perkiraan 3: Hindari membela 1 buah tim ketika membuat prediksi. Kita mahir selalu berjanji tim tali jiwa kita unggul, tapi tatkala membuat bayangan tentu mantik harus diutamakan di untuk fanatisme membenang.

Saya tersenyum saat mengatakan di satu media sekiranya tentang persamaan-persamaan final Perhubungan Champions tahun ini dengan tahun 1997 saat Dortmund menjadi unggul terakhir kali. Banyak pembaca saya yakin terpancing untuk memprediksi kemenangan Dortmund menurut fakta-fakta itu. Mereka tenggelam bahwa fakta-fakta tersebut mempesona dan memang benar adanya, namun tidak memiliki kolerasi apapun dengan pertandingan pucuk Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah bukti dengan bukti yang lain merupakan salah satu tiruan dari sekian banyak tingkah fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terperosok para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan sedang menjadi limbung membuat satu prediksi sayembara.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan antara Dortmund vs Bayern juga dimunculkan sampai bertahun-tahun ke belakang. Karena sejarah statistik Dortmund memang mulia saat menjaga Bayern, tidak sedikit yang lalu menilai BVB akan dapat mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Hal ini mengecoh. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik prolog musim pula biar tidak dapat dengan sama sekali menjadi tonggak. Perkembangan kedua tim mulai pertemuan final perlu dipertimbangkan.

Tips dugaan 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Dikau pada statistik pertandingan antara kedua tim yang paling dekat dengan saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) ke-2 tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini pula.

Karena prediksi saya sering saya tampilkan di twitter (@coachtimo), besar pihak mohon saya menenung berbagai perbandingan lainnya. Kebanyakan saya abaikan atau saya tolak beserta alasan redup paham mengenai kekuatan kedua tim. Alasan saya itu senafas beserta tips perkiraan berikut.

Tips prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat perkiraan tanpa dilatar belakangi laporan dan pengetahuan yang cantik mengenai menjimbit atau permufakatan tersebut. Lamun bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari membuat prediksi mengenai MU vs Chelsea. Kita mustahil jadi pakar tentang semua perhubungan yang tersedia. Akui selalu.

Tips perkiraan 7: Kalian juga tidak seharusnya memprediksi setiap perbandingan. Ada waktunya pertandingan sangat sulit diprediksi. Analisa Anda deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menjimbit menurut Engkau 50-50. Pada waktu sudah demikian tahan pribadi, hindari mendesak diri menciptakan prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan bayangan anda dengan meningkat.

Masih banyak proporsi lainnya yang bisa serta patut dipakai dalam menciptakan sebuah dugaan yang terhormat. Karena keterbatasan tempat beta berhenti sampai di sini dulu.

Ingat: satu buah prediksi yang berkelas gak melulu ditentukan oleh kesahan prediksi ini. Sebuah prediksi yang terhormat, baik resmi maupun salah, seharusnya dinilai dari reason atau markah analisa yang ada dalam belakangnya.

Comments


Make your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!