Mccaffreysteffensen98's website

Our website

05
De
Belajar Melakukan Prediksi Dalam Pertandingan Bola
05.12.2016 05:51


Saat menyaksikan sayembara sepakbola dalam layar muka kita acap disajikan aksi tebak skor yang dikerjakan para empu. Walau menarik, saya gak percaya memotong skor adalah sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau setimbal untuk fun and games bolehlah, tetapi tentu tidak perlu dianggap serius sebab tidak ada rendah logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu pertandingan.

Bertentangan dengan menebas siapa menjimbit yang akan menang -- atau jika pertandingan dengan berakhir beserta seri. Menebak seperti itu regular saja dijalani, walau pada akhirnya sepak bola itu tambun sehingga pemenang pun acap kali cela diprediksi. Apa sebab? Karena ada tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini abdi akan sebarkan beberapa trik membuat bayangan yang langsung. Bukan bermanfaat saya terus-menerus benar pada memprediksi satu pertandingan. Tentu saja tidak, walaupun dengan sekutil berbangga (sediiiikit saja) aku memiliki rekor kebenaran bayangan yang sedang tinggi: pukul rata 3 mulai 4 perkiraan saya setara kenyataan.

Dua bulan pra terjadi, abdi memprediksi akan terjadi All German pucuk di Perkongsian Champions. Di final, dikategorikan di depan ribuan warga Surabaya yang menyesaki sebuah kalender nonton menyerentakkan, saya menenung Bayern Munich akan mengalahkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben guna penentu kontrol. Sebelum itu saya pun meyakini bahwa Atletico Madrid akan menundukkan Copa Del Rey. Ujung, saya mengira Belanda dengan mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin beta tekankan disini adalah; prediksi bisa sahih bisa khilaf, tapi yang penting satu prediksi mutlak harus memiliki dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, sebuah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, 1 buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang benar maka tempat keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap pula tidak bisa diprediksi berdasar pada 100%, apalagi prediksi menyerempet skor konklusi. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi naik tajam.

Saya ajak Dikau untuk membahas beberapa antisipasi terakhir saya guna menjabarkan beberapa prinsip penting yang saya tetap akan berguna bagi Engkau saat mencoba memprediksi sayembara.

Di antara antisipasi yang hamba sebut dalam atas, ketelitian soal Atletico saya akui beruntung [karena depakan Real Madrid berkali-kali menyerempet mistar gawang Atletico]. Walau demikian terselip logika di belakang bayangan tersebut: Atletico juara meski pun Real Madrid jauh lebih berkualitas. Perangkat masa mewartakan ketidakrukunan pemain Madrid dengan pelatihnya, Jose Mourinho, & bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Mulai media aneh saya menelan kabar kalau Ronaldo serta Mourinho pun tidak damai (berita mengenai hal tersebut baru terserondok di Nusantara beberapa zaman lalu). Sebagai pelatih hamba paham betul arti kesejahteraan tim di dalam dan di luar tempat dan dampaknya bagi performa tim. Sesuatu ini disematkan faktor Falcao yang sedang on fire, yang menghasilkan saya degil memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips antisipasi 1: Pertimbangkan suasana dalam tim, bahkan saat satu turnamen berlanjur di mana pemain pantas terus bertepatan tanpa siap menghindari rekan-rekannya.

Tip perkiraan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung / saat sayembara cup, kemonceran striker demi menentukan. Saat pertandingan liga kualitas kali panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semata elemen tim lainnya. Tatkala laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkanmenjadikan, walau kurnia keseluruhan tim juga harus dipertimbangkan.

Ketika memprediksi kemajuan Belanda 3-0 atas Nusantara saya melawan hati nurani. Secara subjektif abdi membela Indonesia tentunya. Tapi, saat mengenakan kacamata bertato objektivitas, aku semua tentu setuju jika Belanda suntuk di bagi Indonesia. Kemudian mengapa gak memprediksi skor akhir yang lebih mencocok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat tetapi Indonesia dengan bermain maksimum gairah, dengan demikian akan bisa mereduksi perbedaan kualitas. Jadi, skor sedikit atau buntal bisa selalu diprediksi dengan sound logic -- akan tetapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, merupakan keberuntungan semata.

Tips prediksi 3: Hindari membela satu tim ketika membuat bayangan. Kita mahir selalu berjanji tim tambatan hati kita menang, tapi ketika membuat bayangan tentu pikiran harus diutamakan di untuk fanatisme berkesinambungan.

Saya tersenyum saat menduga di satu media sekiranya tentang persamaan-persamaan final Persatuan Champions tahun ini beserta tahun 1997 saat Dortmund menjadi wijaya terakhir kolam. Banyak pembaca saya yakin terpancing untuk memprediksi kelebihan Dortmund menurut fakta-fakta ini. Mereka terbalik bahwa fakta-fakta tersebut menarik dan kadang benar memilikinya, namun bukan memiliki kolerasi apapun secara pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fenomena dengan bukti yang lain ialah salah satu contoh dari sekian banyak tingkah fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terpancing para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), tapi dijual seakan akan pantas menjadi limbung membuat sebuah prediksi sayembara.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan rumpang Dortmund vs Bayern juga dimunculkan sampai bertahun-tahun kincit. Karena cerita statistik Dortmund memang semarak saat melawan Bayern, besar yang lantas menilai BVB akan dapat mengalahkan Bayern di pucuk Eropa. Sesuatu ini menumpurkan. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik mula musim pun tidak sanggup dengan sama sekali menjadi tolok ukur. Perkembangan kedua tim mulai pertemuan buncit perlu dipertimbangkan.

Tips perkiraan 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Anda pada statistik pertandingan jurang kedua menyunggi yang paling dekat beserta saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini sekadar.

Karena prediksi saya acap saya munculkan di twitter (@coachtimo), banyak pihak memohon saya meneroka berbagai pertentangan lainnya. Rutin saya abaikan atau abdi tolak dengan alasan tenang paham hal kekuatan ke-2 tim. Tanda saya berikut senafas dengan tips dugaan berikut.

Tips prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat prediksi tanpa dilatar belakangi kabar dan wawasan yang cantik mengenai menyunggi atau persatuan tersebut. Bahwa bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari menghasilkan prediksi mengenai MU vs Chelsea. Kalian mustahil menjadi pakar mengenai semua perhubungan yang terdapat. Akui selalu.

Tips dugaan 7: Kalian juga gak seharusnya meneroka setiap pertandingan. Ada waktunya pertandingan amat sulit diprediksi. Analisa Kamu deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua kru menurut Kamu 50-50. Jika sudah amat tahan diri, hindari memaksakan diri menghasilkan prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan prediksi anda dengan meningkat.

Tetap banyak suara miring lainnya yang bisa & patut dimanfaatkan dalam membuat sebuah dugaan yang berkelas. website kami Karena keterbatasan tempat beta berhenti sampai di sini dulu.

Ingat: 1 buah prediksi yang berkelas tidak melulu ditentukan oleh kejujuran prediksi itu. Sebuah perkiraan yang berkualitas, baik betul maupun khilaf, seharusnya dinilai dari reason atau kualitas analisa yang ada dalam belakangnya.

Comments


Free website powered by Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!